16 Negara Sepakat Gelar Operasi Narkoba Bersama
Kamis, 14 September 2006 08:58:00 | Berita Nasional | (0 view)
"Operasi bersama tersebut antara lain meliputi penyidikan bersama, pengawasan dan patroli bersama, 'control dellivery operation' dan bantuan ahli dalam rangka pengungkapan kasus narkoba," kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs Makbul Padmanagara, di Kuta, Bali, Rabu.
Di sela-sela kegiatan IDEC yang diikuti 80 peserta dari 16 negara, Makbul mengungkapkan, melalui operasi bersama terutama dengan negara-negara bertetangga, diharapkan dapat menekan bahkan memberangus aksi peredaran narkoba yang dewasa ini cukup menakutkan.
"Di kita sendiri kasus narkoba itu sudah sangat mengkhawatirkan, terbukti dengan terbongkarnya kasus penyelundupan hampir satu ton sabu-sabu dari Hongkong ke Indonesia lewat Singapura," ucapnya.
Mengingat itu, lanjutnya, dengan adanya operasi bersama senantiasa dapat menditek dan memberangus anggota jaringan yang selama ini terdapat di sejumlah negara.
Komjen Makbul mengakui, kelemahan yang terjadi selama ini ialah masih dilakukannya operasi secara sendiri-sendiri dan sektoral oleh suatu negara.
"Operasi model demikian cenderung tidak dapat membongkar sindikat secara lebih seksama, sehubungan jaringan mereka ada di sejumlah negara," katanya.
Mendatang, dengan pelaksanaan operasi yang tidak lagi bersifat sektoral, tentu pada gilirannya akan dapat mencapai sasaran yang lebih menyeluruh. "Dengan demikian, pada gilirannya pula kita siap menyongsong ASEAN bebas narkoba pada 2015 ," kata Makbul.
Kegiatan selama dua hari itu diikuti 80 peserta dari 16 negara antara lain Indonesia, Malaysia, Thailand, India, Jepang, Australia, Amerika Serikat dan Nepal. (Ant)Sumber :www.analisa.com

