Malaysia Janji Usut Kasus Penembakan
Kamis, 21 September 2006 14:21:00 | Berita Nasional | (0 view)
Demikian dikatakan Panglima TNI Djoko Suyanto, Rabu kemarin, seusai rapat pimpinan (rapim) TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta.
Dia mengatakan, pihak Malaysia sudah menyatakan penyesalannnya atas insiden tersebut. ''Dari komunikasi yang saya lakukan dengan Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia, tentara Malaysia berjanji akan mengusut tuntas insiden tersebut,'' ujarnya.
Menurutnya, sudah selayaknyalah Malaysia mengusut kasus tersebut secara tuntas, apalagi dua nelayan itu masih berada di wilayah perairan Indonesia. ''Mereka akan menjatuhkan hukuman setimpal kepada tentara yang terbukti melakukan penembakan tersebut,'' tambah Djoko Suyanto.
Dikatakan, pihak Malaysia berharap kelak kemudian hari kasus tersebut tidak lagi berulang dan tidak menggangu hubungan baik yang selama ini sudah terbina.
''Mereka sangat menjaga komitmen itu dan itu yang kita pegang sebagai acuan,'' tandasnya.
Djoko berharap masyarakat yang melihat peristiwa serupa tidak segan-segan melapor ke TNI. ''Bila ada kekerasan yang dilakukan oleh pihak lain terhadap WNI kita, jangan segan untuk melapor segera.''
Seperti diberitakan, tentara angkatan laut Malaysia menembak dua nelayan Indonesia asal Medan yang bernama Hok Chun dan Udin. Mereka ditembak saat sedang melaut karena diduga telah melintasi batas perairan Malaysia di Selat Malaka, Minggu lalu sekita pukul 09.00 waktu setempat.
Udin tertembak tiga peluru, salah satunya menembus dada, sedangkan Hok Chun tertembak empat kali, dua peluru menembus paha kanan, satu peluru menembus betis kanan, satu peluru menembus pipi kanannya.
Atas insiden tersebut, pihak Deplu langsung mengirimkan nota protesnya kepada Malaysia karena tindakan itu dinilai sudah berlebihan. (H27-49n)Sumber :www.suaramerdeka.com/harian

