Gempa di Cile, Presiden SBY Ucapkan Belasungkawa
Demikian disampaikan staf khusus kepresidenan bidang luar negera Dino Patti Djalal di Istana negara, Senin (1/3/2010).
“Beliau teringat waktu mengunjungi Cile pada KTT APEC dan beliau berharap agar Pemerintah Cile dengan bantuan internasional segera mengambil langkah-langkah untuk menyelamatkan orang yang tertimpa di bawah puing-puing gempa serta secepatnya menuntaskan emergency relieve operation,” jelas Dino.
Indonesia, menurut Dino, adalah salah satu negara yang sering terkena bencana alam termasuk gempa bumi. “Dan kita sepenuhnya dapat merasakan penderitaan pemerintah dan rakyat Cile. Tapi kita percaya Pemerintah Cile dengan kerjasama internasional akan dapat menangani dengan baik,” katanya.
Ditanya apakah Indonesia akan segera mengirim bantuan, Dino mengaku hal itu hingga kini masih dibahas. “Nanti akan ada info lebih lanjut,” pungkas Dino.
Hingga hari ini korban tewas akibat gempa di kawasan Amerika Selatan ini sudah mencapai 708 orang. Situasi di pusat kota pun menjadi kacau lantaran aksi penjarahan mulai terjadi.
Presiden Cile, Michelle Bachelet, seperti dilansir Reuters, sudah memastikan bahwa jumlah korban tewas mencapai 708 orang dan kemungkinan akan terus bertambah seiring proses evakuasi dari regu penyelamat.
Gempa Cile terjadi pada pukul 06.34 GMT, Sabtu, 27 Februari sekitar 115 km di timur laut kota Concepcion dan 325 km di barat daya ibukota Santiago dengan kedalaman 35 km. Gempa ini juga membawa gelombang tsunami ke beberapa negara seperti Rusia, Jepang, dan Australia.(ded)

