Menag: Awal Ramadan 1431 H Jatuh pada 11 Agustus 2010

"Perkenankan saya menyatakan, menetapkan bahwa tanggal 1 Ramadan 1431 H, jatuh pada Rabu 11 Agustus," ujar Menag Suryadharma Ali saat sidang Itsbat. Keputusan diambil tepat pukul 19.37 WIB. Menag lalu langsung mengetukkan palu disambut tepuk tangan hadirin. Sebelum keputusan ditetapkan secara resmi, Menag membuka dialog dengan para peserta sidang. Sejumlah peserta, seperti dari Muhammadiyah, NU, dan Jamaah Al Wasliyah menyampaikan komentarnya. Namun, tak ada satu pun dari mereka yang menolak hasil pengamatan hilal itu. Ketua Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Depag, Rohadi Abdul Fatah, yang menyampaikan hasil pemantauan dari berbagai tempat. Menurut Rohadi, hilal terlihat di empat lokasi, yaitu Probolinggo, Gresik, Cilincing Jakarta Utara, dan Bengkulu. Menurut Rohadi, para saksi yang melihat hilal tersebut sudah disumpah oleh pengadilan setempat. Sebelumnya, Rohadi juga menyampaikan hasil-hisal hisab yang dilakukan oleh ormas-ormas Islam. Hasil hisab memperlihatkan hasil Ijtima akhir Sya'ban 1431 H, jatuh pada 10 Agustus 2010 atau 29 Sya'ban 1431 H pukul 10.09 WIB. "Ijtima jatuh Selasa pukul 10.09. Maka Ramadan jatuh Rabu 11 agustus 2010," ujar pria yang juga menjabat sebagai Direktur Urusan Agama Islam Depag ini. Sidang Itsbat dipimpin langsung Menag dan dihadiri Ketua MUI Ma'ruf Amin dan para pejabat Kemenag. Hadir pula para pengurus ormas Islam dan duta besar negara-negara sahabat, dan anggota BHR (Badan Hisab Rukyat). (dtc) Ket.Gambar: Menteri Agama Suryadharma Ali (2kanan) didampingi Ketua MUI KH.Maruf Amin (2kiri) saat memimpin sidang Isbat penetapan awal Ramadan 1431H yang jatuh pada Rabu, 11 Agustus 2010.Sumber :Harian Nasional