Presiden Perintahkan Hemat Energi

"Presiden akan keluarkan Keppres penghematan energi listrik ,maka kita lakukan gerakan penghematan BBM. Perlu gerakkan penghematan subsidi BBM, dengan melibatkan pemerintah daerah menjaga kuota agar tepat sasaran," kata Hatta.
Hatta menjelaskan, prosedur dan mekanisme penghematan saat ini masih disusun oleh Menteri ESDM dan dalam waktu dekat segera disampaikan kepada Kepala Negara dan dituangkan dalam Keppres. "Pengalaman kita masa lalu pada instansi pemerintah (dalam program penghematan) listrik hemat 7-10 persen, dan di kantor Mensesneg lebih dari 10 persen. Bila kita dulu bisa lakukan itu, maka kita sekarang bisa lakukan itu," tegasnya.
Hatta mengatakan, program penghematan energi tersebut akan dimulai dari instansi pemerintah sehingga nantinya dapat diikuti oleh masyarakat. "Menteri ESDM akan rumuskan bagaimana di instansi pemerintah melakukan penghematan tersebut. Segera Menteri ESDM merumuskan inpres tersebut dan sesegera mungkin akan diberlakukan," katanya.
Sejumlah menteri hadir dalam rapat terbatas itu, antara lain Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Mentan Suswono, Mesesneg Sudi Silalahi, dan sejumlah pejabat lainnya. Usai rapat, Presiden Yudhoyono langsung bertolak menuju Bali, untuk menghadiri pembukaan rangkaian pertemuan menteri tingkat ASEAN.(Ant/SHA)

