Presiden: Evaluasi Terus Hambatan Jalan Raya
"Evaluasi secara menerus, tiap tahun harus dipantau terus perkembangan dari hasil penanganan permasalahan jalan raya, seperti di kawasan Nagreg ini," kata Presiden Yudhoyono di sela-sela peninjauan ke kawasan Nagreg Kabupaten Bandung, Rabu.
Secara khusus, Presiden meminta Pemprov Jabar, Pemkab Bandung serta Polres Bandung untuk melakukan evaluasi dari hasil ikhtiar penanganan kemacetan di kawasan Nagreg melalui pembangunan Jalur Lingkar Nagreg.
Presiden minta pihak terkait melakukan evaluasi menyeluruh dan kontinyu terkait permasalahan di jalur Nagreg. Ia berharap pembangunan jalan lingkar tersebut memberikan hal positif bagi masyarakat terutama pengguna jalur itu.
"Nagreg merupakan salah satu bottle neck kita selama ini, dan Lingkar Nagreg diharapkan memberikan nilai positif bagi kawasan itu. Namun tetap harus dievaluasi mungkin Nagreg menjadi lancar namun ada masalah di titik lainnya, perlu segera diatasi lagi," katanya.
Pada kesempatan itu, Presiden juga berpesan untuk melakukan penanganan dan pengamanan di jalur mudik/balik Lebaran 2011 secara maksimal.
Menginventarisasi dan mengatasi hambatan-hambatan yang ada dengan memanfaatkan pengalaman pengamanan pada Lebaran tahun sebelumnya.
Terkait pentingnya evaluasi baik kondisi jalan maupun hambatan jalur jalan raya, menurut Presiden untuk mendapatkan cara terbaik penanganannya. Selain di Nagreg juga di sejumlah titik jalur utama lainnya seperti di Pantura dan sebagainya.
Sementara itu dalam peninjauannya ke tanjakan Lingkar Nagreg, Presiden mendapat paparan dari pejabat Kementerian PU terkait proses dan tahapan pembangunan Lingkar Nagreg yang saat ini sudah mendekati tuntas.
Sedangkan Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono yang ikut dalam rombongan itu juga memberikan masukannya. Antara lain mengusulkan pembuatan 'traffic kejut' atau jalan yang dibuat bergelombang di jalan Nagreg lama untuk mengingatkan pengendara untuk mengurangi kecepatan kendaraanya saat memasuki turunan Nagreg. (Ant)
Ket.Gambar:
( Antara/fahrul jayadiputra) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) memberikan pertanyaan dan pandangan kepada Kepala Polisi Resor Bandung Ajun Komisaris Besar Sony Sonjaya (kiri), saat melakukan peninjauan langsung kesiapan lokasi jalur mudik dan balik dikawasan Lingkar Nagreg, Bandung, Jawa Barat, Rabu
(24/8). Pembangunan berkala Lingkar Nagreg yang dibiayai APBN sejak tahun 2006 ini terus diupayakan untuk mengatasi kemacetan akibat peningkatan volume lalu lintas, kemiringan/tanjakan 17 persen dan dua titik konflik guna keamanan dan kenyamanan pemudik pada arus mudik dan balik Idul Fitri 1432H.

