Indonesia-Serbia Tingkatkan Kerjasama Militer

Dalam siaran pers yang diterima SP, Rabu (14/9) disebutkan, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan, bentuk konkreta kerja sama kedua negara adalah melalui dialog pertahanan strategis, pertukaran intelijen, pertukaran pengalaman dan konsultasi, program pelatihan dan pendidikan, partisipasi dalam konferensi, simposium dan seminar serta pengadaan alutsista yang meliputi teknologi dan bantuan teknis kerja sama industri pertahanan.
Menhan mengemukakan, faktor-faktor yang menjadi pertimbangan dengan peningkatan kerja sama pertahanan kedua negara antara lain teknologi dan mutu hasil industri pertahanan Serbia sesuai dengan standar internasional yaitu NATO maupun standar bekas Uni Soviet.
“Kemudian beberapa produsen amunisi dari negara-negara lain seperti Belgia, Spanyol, dan Malaysia membeli komponen-komponen tertentu terutama 'raw material' dari Industri pertahanan Serbia, termasuk yang telah dibeli Indonesia dari Belgia dan Afrika,” katanya.
Sementara Menteri Pertahanan Serbia Dragan Sutanovac menyambut positif kerja sama ini. Sejak dilakukan kerja sama militer pada 1946, Sutanovac menyebutkan hubungan kerja sama militer RI-Serbia sudah berjalan baik. “Kami percaya dengan kerja sama ini akan hubungan kedua negara akan lebih baik,” katanya.
Dragan berpendapat, selain soal industri pertahanan, Serbia juga akan fokus pada pengembangan rumah sakit militer. Apalagi, kata Dragan, rumah sakit militer di Serbia termasuk yang terbaik di dunia. [W-12]
Ket.Gambar:
Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro
Sumber :Suara Pembaharuan Tags :Berita Nasional
