RI Lobi Saudi Cegah Eksekusi Tujuh TKI

Intinya,kata Marty, pemerintah berharap mendapatkan pemaafan dari keluarga majikan agar hukuman bisa diperingan. ”Kalau sudah pada titik seperti ini, sesuatu yang bisa ditunda atau dikurangi hukuman itu adalah pemaafan dari keluarga,” kata Marty di sela-sela rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Gedung DPR, Jakarta, kemarin. Marty menjelaskan, putusan hukuman mati yang dijatuhkan kepada Tuti sudah final. 

Kendati demikian, kata dia, masih ada harapan bagi Tuti mendapat keringanan bila keluarga majikannya memberi maaf atau ampunan.”Kemenlu Arab Saudi sudah menyatakan akan memberi perhatian dan akan memfasilitasi upaya kita untuk memperoleh maaf keluarga melalui lembaga terkait,” ujarnya. Tuti terancam hukuman pancung setelah dituduh membunuh majikannya, Suud Malhaq Al Utaibi,pada 11 Mei 2010 silam di Kota Thaif.

Tuti memukul Suud dengan kayu hingga tewas karena melindungi diri dari pelecehan seksual yang dilakukan majikannya itu.Tuti berangkat ke Arab Saudi pada 5 September 2009 melalui PJTKI PT Arunda Bayu. Ketua Satgas TKI Muhammad Maftuh Basyuni mengungkapkan, berbagai upaya telah ditempuh untuk menghindari hukuman mati terhadap para TKI. Bahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah meminta pengampunan melalui Raja Arab Saudi. 

Selain itu, Menlu melalui Dubes RI di Arab Saudi telah bertemu dengan Gubernur Mekkah, Gubernur Thaif, dan lembaga lajnah pemaafan yang dibentuk berdasarkan Dekrit Raja Arab Saudi. ”Hari ini (kemarin) diharapkan Wakil Ketua Satgas TKI Alwi Sihab dapat diterima Wakil Menlu Arab Saudi Abdullah Aziz bin Abdullah dengan misi khusus agar bisa diteruskan kepada Raja Arab Saudi,”kata Maftuh di Jakarta kemarin. 

Mantan Menteri Agama itu menjelaskan, berdasarkan penelitian, kini terdapat 43 TKI terancam hukuman pancung dengan 24 orang telah divonis dan 19 orang masih dalam penyelidikan. Dari 24 orang yang divonis mati, tujuh orang dalam posisi ”kritis”. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menyatakan, upaya untuk mendapatkan pemaafan keluarga majikan Tuti dilakukan secara maksimal. 

”Kita saat ini sedang mendekati keluarga kerajaan untuk membantu membujuk keluarga majikan agar mengampuni Tuti,”ujar Muhaimin seusai membuka Asia- Europe Meeting Labour and Employment Minister’s Conference (Asem-LEMC) III di Yogyakarta kemarin. Anggota FPDIP Eva Kusuma Sundari mengungkapkan, DPR harus melakukan upaya politik untuk penyelamatan WNI yang terancam hukuman mati. Dia menegaskan bahwa penyelamatan nasib WNI bukan hanya tugas pemerintah,tetapi juga DPR. _ rahmat sahid/ dyah pamela/ant 
Ket.Gambar:

Menlu Marty Natalegawa (kiri) saat rapat dengar pendapat di Gedung DPR, Jakarta, kemarin. Marty menyatakan bahwa perwakilan Pemerintah RI telah bertemu Gubernur Mekkah sebagai upaya menghindari vonis mati terhadap TKI Tuti Tursilawati. 

Sumber :Seputar Indonesia
Tags :Berita Nasional