Instruksi Mendagri, Satu Alat Hasilkan 250 E-KTP per Hari

Gamawan mengatakan, selama ini paling banter satu alat menghasilkan 150 e-KTP per hari. Dengan kata lain, satu kecamatan menghasilkan maksimal 300 e-KTP.

Jika itu tidak digenjot, kata Gamawan, target 59 juta e-KTP akhir 2011 sulit tercapai. "Tolong maksimalkan ini. Waktu kita sudah kasep (terlambat, red)," ujar Gamawan Fauzi di depan Bupati Badung, Bali, saat melakukan peninjauan pembuatan e-KTP di Kecamatan Mengwi, Badung, Jumat (21/10).


Gamawan juga memerintahkan agar  petugas yang melayani pembuatan e-KTP dibuat menjadi dua shif. Yakni pagi hingga jam 16.00, dan shif kedua jam 16.00 hingga jam 21.00.  Konsekuensinya, pemda harus menyiapkan honor untuk petugas itu.

"Mohon dibantu honor lembur. Pak camat bisa bicarakan dana honor ini ke Pak bupati dan ketua DPRD-nya," pesan Gamawan.


Ditekankan Gamawan, target akhir, yakni hingga pengujung 2012, harus sudah terbuat 170 juta e-KTP. Tercatat, tiga kali Gamawan menyatakan siap mundur jika target itu tidak tercapai.  "Saya akan assalamualaikum ke Pak Presiden (jika target tak tercapai, red), saya mengundurkan diri," kata Gamawan.


Untuk mengejar target itu, kata Gamawan, dirinya akan terus mendorong agar kerja petugas maksimal. "Bukan karena saya takut berhenti, tapi ini komitmen 170 juta e-KTP harus tercapai," ujar mantan gubernur Sumbar itu.


Dia berharap, para tokoh masyarakat ikut membantu program nasional ini, dengan cara memobilisasi wajib KTP untuk datang ke tempat pelayanan e-KTP.  (sam/jpnn)

Sumber :Jawa Pos
Tags :Berita Depdagri