Separoh Anggota Komisi III Mangkir

"Memang ini kebiasaan, kalau minggu pertama belum panas. Minggu kedua baru panas," jawab Nasir dikonfirmasi wartawan, Selasa (15/11), di Jakarta.  Menurutnya, kejadian seperti itu bukan terjadi pada periode ini saja. "Periode lalu juga begitu," ungkap politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), itu.

Tapi, dia yakin Komisi III akan berlaku disiplin, apalagi mengingat masa sidang kedua tahun 2011 yang dimulai pada 14 November 2011 ini singkat. "Tapi,  sebenarnya tidak dibenarkan, tapi ini kenyataan. Mungkin harus diperbaiki. Kalau fraksi agak streng, anggota pasti patuh," ungkap Nasir.

Seperti diketahui sebelumnya Ketua DPR RI Marzuli Alie meradang melihat minimnya politisi yang menghadiri Rapat Paripurna, Senin (14/11).

Marzuki hanya mendapati 88 orang yang hadir dari 560 orang DPR RI. Marzuki juga kecewa dengan pimpinan DPR lainnya yang hadir tak tepat waktu. "Pimpinan lain juga harusnya tepat waktu," kata Marzuki, di Gedung DPR RI, Senin (14/11).

Ketua Divisi Advokasi dan Monitoring PSHK, Ronald Rofiandry, mengatakan minimnya kehadiran legislator  khususnya dalam rapat-rapat paripurna, sudah terlihat sejak tiga masa sidang, setelah mereka dilantik pada Oktober 2009.

Makanya, dia mendesak akuntabilitas kinerja anggota DPR RI.  "Salah satunya melalui publikasi kehadiran dalam rapat-rapat paripurna atau rapat alat kelengkapan," kata Ronald, Selasa (15/11), di Jakarta. (boy/jpnn)

 

 

Sumber :Jawa Pos
Tags :Berita Daerah