Lakukan Kekerasan, Gamawan Tak Segan Pecat Praja IPDN
"Saya minta semua Praja IPDN harus jauhi kekerasan, kalau ada yang melakukan kekerasan akan saya pecat. Biar siswanya 5 sampai 6 orang akan tetap saya pecat kalau melakukan kekerasan," tegasnya saat memberikan ceramah umum di hadapan ratusan Praja IPDN Papua Tingkat I dan II di Kampus IPDN Papua, Rabu (7/12).
Untuk mencegah terjadinya kekerasan di lingkungan IPDN, Mendagri Gamawan Fauzi meminta para dosen, pengasuh dan pembimbing untuk selalu menjadi pendamping dan pembimbing yang baik bagi praja IPDN. "Bagi para dosen dan pengasuh maksimalkan kualitas Praja sehingga bisa mencapai hasil yang diharapkan yakni tercapainya kader-kader bangsa yang bisa diandalkan yang terdidik dan terlatih," pintanya.
Lebih jauh, mantan Gubernur Sumatera Barat ini juga meminta para Praja IPDN yang datang dari berbagai daerah di tanah air itu agar belajar dengan giat dan bersikap kreatif. "Di sini suasananya enak, jadi saya minta Praja IPDN belajar dengan baik. Tidak usah terlalu tegang, belajar santai tetapi serius," katanya.
Dia berharap agar para Praja bersikap santun dan selalu saling menghormati, inovatif dan mengeluarkan ekspresi serta talenta yang dimiliki dengan lebih kreatif. "Kita harus serius, ekspresif, buat sekolah jadi senang dan tidka bosan," tuturnya.
Dalam ceramah umumnya, Mendagri berjanji tahun depan Kampus IPDN Papua akan dibuat lebih representatif lagi dari yang sekarang. Tak banyak yang disampaikan Mendagri dalam ceramah umum itu, dia lebih banyak menasehati para Praja dan mewarning agar jangan sampai melakukan kekerasan lagi. Sebab dia tidak ingin kasu - kasus yang pernah terjadi di IPDN dimasa lalu terulang kembali.
Acara yang diawali dengan laporan Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi itu hanya berlangsung tak lebih dari satu jam. Dalam laporannya, I Nyoman Sumaryadi antara lain menyampaikan bahwa bahwa Praja IPDN yang kuliah di Kampus Papua jumahnya mencapai 149 praja yang terdiri dari 51 orang Praja perempuan dan selebihnya Praja pria. Di Kampus IPDN Papua, para Praja menurutnya dilatih untuk mampu memecahkanmasalah, menjaga kestabilan emosi, bersikap jujur, toleransi, realistis dan orientasi yang particular.
Usai menyampaikan ceramah, Mendagri Gamawan Fauzi yang didampingi Sekjend Kemendagri Diah Anggraeni dan Penjabat Gubernur Papua, DR. Syamsul Arief Rivai, MS, tidak sempat lagi melakukan peninjauan kampus sesuai dengan susunan acara yang telah diatur. (ta/nat)

